Minggu , Desember 5 2021
Home / Daerah / Kota Jambi / Sekda Provinsi Jambi buka Lokakarya program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP)

Sekda Provinsi Jambi buka Lokakarya program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP)

Jambi — Jambiekspose.com. Pemerintah indonesia telah mencanangkan target layanan air minum dan sanitasi mencapai 100% pada akhir tahun 2019. Target yang dikenal dengan sebutan Universal Access tersebut telah secara resmi diamanatkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 termasuk bagi Provinsi Jambi sudah diagendakan ke RPJMD.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Kesehatan dan Kementrian Pekerjaan Umum telah menjalankan program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP).

Hal ini ditandai dengan dibukanya Lokakarya program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP), secara resmi oleh Plt Sekda Provinsi Jambi, H. M. Dianto
Hotel Odua Weston Jambi Kamis(14/12).

Turut mendampingi Ir. Bona Panjaitan mewakili direktur PLP Pusat, Rudi Teja Kabid Cipta Karya, Tetap Sinulingga Kadis PUPR Provinsi Jambi, Eka Prasetyo waty Satker PSPLP serta Novri Karo PKS.

Dikatakan oleh H. M. Dianto, melalui Tema Kelompok kerja sanitasi air minum penyehatan lingkungan Provinsi Jambi, Program ini dimaksudkan untuk memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun perencanaan strategis pembangunan untuk meningkatkan dan mempercepat perencanaan dan investasi sektor sanitasi di wilayahnya.

“Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sanitasi di daerah adalah melalui¬† Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), “jelasnya.

Program ini dimaksudkan untuk memprioritaskan pembangunan sanitasi di daerah sehingga sanitasi menjadi salah satu prioritas utama demi terwujudnya kondisi sanitasi yang layak, yang dapat diakses oleh masyarakat dengan komponen teknis yang lengkap dan dapat beropersi secara berkelanjutan serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

“perencanaan program kegiatan sanitasi ini merupakan upaya melaksanakan dari Perpres Nomor 2 tahun 2015, 2019 mendatang seluruh masyarakat telah mendapatkan akses layanan air minum dan sanitasi,”imbuhnya.

Program ini merupakan momentum bagi daerah Provinsi Jambi baik untuk Kabupaten Kota segera melakukan perencanaan pembangunan sanitasi secara lebih komprehensif dan terintergrasi meningkatkan kinerja pengelolaan pelayanan sanitasi, “katanya.

Ditambahkan oleh Eka Prasetyo waty Satker PSPLP, pemerintah pusat menetapkan gerakan universal access bidang sanitasi 2015-2019, 100-0-100.

” 100-0-100, artinya 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak, “jelasnya.

Kemudian keluaran dari PPSP ini akan tersedianya dokumen perencanaan sanitasi bagi ditingkat Kabupaten kota berupa dokumen strategi sanitasi 2017 dilakukan pemutakhiran informasi kemajuan implementasi.

Evaluasi akselerasi pembangunan sanitasi ditiap Kabupaten Kota Se-Provinsi Jambi ini diselenggarakan pada enam Kabupaten kota, antara lain Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Tanjab barat, Tanjabtim, Tebo dan Bungo.

Peserta lokakarya ini ada sebanyak 60 orang dari OPD Provinsi Jambi, OPD Kabupaten kota Se-Provinsi terkait sanitasi serta konsultan pendamping program percepatan pembangunan sanitasi permukiman.

Penulis : Inro

Editor : k20

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

PWN dibuka Langsung oleh Menpora secara Virtual

Jambiekspose.com BATANGHARI- Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang diwakilkan kepada Menteri Olahraga Republik Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *