Jumat , Agustus 6 2021
Home / Daerah / Pimpinan Komisi X Buka Workshop Pengembagan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Bagi Provinsi Jambi

Pimpinan Komisi X Buka Workshop Pengembagan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Bagi Provinsi Jambi

Jambi — Jambiekspose.com. Bertempat di Hotel Swisbel Kota Jambi Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata menggelar workshop Pengembagan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Bagi Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Komisi X DPR RI, Ir.H.A.R. Sutan Adil Hendra Hendra,.M.M Jumat(05/04/2019)..

Turut mendampingi Muhammad Tidar Hetsaputra, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata mewakili Deputi yang berhalangan hadir, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Drs. Ujang Hariadi.

Dikatakan Sutan Adil Hendra, Potensi pariwisata Indonesia tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Semangat untuk mengembangkan pariwisata juga tertanam kuat di segala lapisan masyarakat. Untuk itu pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan wajib diwujudkan Khususnya bagi Provinsi Jambi.

“Karena sektor pariwisata merupakan salah satu tumpuan masyarakat Indonesia dalam meningkatkan taraf hidup, karena pariwisata merupakan sumber daya yang tidak pernah habis,”ujarnya

Pengembangan kepariwisataaan berkelanjutan adalah pengembangan pariwisata yang dijalankan tanpa merusak lingkungan, tatanan sosial, dan budaya setempat. Dengan begitu keberlangsungan pariwisata, dalam hal ini kekayaan alam serta kekayaan budaya yang menjadi kekuatan pariwisata Indonesia dapat terus terjaga keberlangsunganya.

“Pemerintah tahun 2020 telah menargetkan 20 juta wisatawan dan mancanegara dan 375 juta pergerakan wisatawan nusantara. Untuk menunjang potensi pariwisata Indonesia khusus bagi Provinsi Jambi dapat dimanfaatkan tumpuan ekonomi,”terangnya.

Pedoman pembangunan pariwisata berkelanjutan harus mengacu pada 3(tiga) dimensi, pertama, aspek lingkungan, memanfaatkan sumber daya lingkungan turut andil melestarikan sumber daya alam. Kedua., aspek ekonomi, bisa menumbuhkan akan terciptanya lapangan pekerjaan, tiga, aspek sosial budaya,  melestarikan nilai budaya dan adat ditengah-tengah masyarakat.

Ditambahkan oleh Tidar Hetsaputra, jadi maksud tujuannya disini untuk mengadakan workshop pengembangan staf kelanjutan ini karena kami melihat Jambi ini punya potensi.

Potensi di Provinsi Jambi seperti ada Taman Nasional Kerinci Lalu ada Sungai Batanghari dan dimana semua itu adalah objek wisata alam jadi di sini yang ada disini adalah bagaimana caranya kita tetap mengembangkan wisata alam itu .

“tapi terus juga menjaga kelestariannya, di sini juga kita juga melihat banyak contoh seperti Komodo yang misalnya sampai harus ditutup untuk Bagaimana caranya biar populasinya bisa apa Komodo nya bisa balik lagi nah ini juga kita juga pengen supaya di Jambi ini bisa ada kesadaran dari harta Bagaimana caranya supaya objek wisata alam ini tetap dijual,” jelasnya.

Tetapi kita harus memikirkan juga untuk keberlanjutannya sustainable nya jadi gimana caranya kita bisa mengedukasi baik pengelola maupun wisatawan.

” misalnya tidak buang sampah sembarangan apa yang boleh apa tidak boleh dan juga kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan oleh pengelola pariwisata misalnya kita menyediakan lebih banyak tong sampah kantong daripada kantong plastik seperti itu,”katanya.

“Jadi intinya kita mau supaya di sini mau tahu juga kita sosialisasi tentang wisata berkelanjutan kita juga pengen denger juga masukan dari stakeholder dari wisata di Jambi apa kira-kira hambatannya dari untuk menerapkan wisata berkelanjutan di Jambi,” imbuhnya.

Peserta yang mengikuti workshop Pengembagan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Bagi Provinsi Jambi ada sebanyak 30 orang terdiri dari dinas provinsi kabupaten kota juga lalu juga ada dari swasta asing tadi juga phri agency, serta kegiatan ini dilaksanakan selama 3(tiga) hari.(Inro)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Polda Dan Polresta Jambi Jemput 43 Pasien Isoman dan Di pindahkan kesini

Jambiekspose.com ,( jambi) – Polresta Jambi melakukan penjemputan terhadap 43 pasien isoman untuk dirawat di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas