Sabtu , Juli 31 2021
Home / Daerah / Warga mandiangin demo lagi Bangun tenda di depan kantor bupati Sarolangun

Warga mandiangin demo lagi Bangun tenda di depan kantor bupati Sarolangun

Sarolangun — Jambiekspose.com. Warga mandiangin demo Lagi di depan kantor bupati Sarolangun kecamatan Sarolangun  kabupaten sarolangun,selasa (21 /01/2020).

ribuan Warga mandiangin menuntut kepada PT,  AAS. dan pemerintah yang mana dalam perjanjian yang saat ini mulu mulu dan aktivitas PT,  AAS  masih  beroperasi.

Sukirman ketua LSM  SP3LH kordinator lapangan(korlap)aksi Menyapaikan mohon semohon nya sebaratnya minta tolong bantu sesama kopda. Gubirnur, bupati,bapak presiden bahwa pt, AAS ini telah menggusur kebun masyarakat membakar kebun masyarakat tambah lagi sudah melakukan pratek elegal riling yang dalam satu hari paling sedikit dua ribu durum, selama satu tahun.

“Berarti negara telah dirugikan mencapai dua meliyar,”
kenapa diam penegak hukum,sepertinya bisu, untuk kasus pt, Aas ini saya mohon ini bukan pulau natuna, ini madingan kalau pulau natuna sekendak cina mau curi mau maling.

Ini hak masyarakat madiangin tegaslah bapak bupati.di janji-janji satu tepatilah janji sama masyarakat
Sukirman ketua  LSM SP3LH kordinasi lapangan(korlap)kami bukan perontak dan bukan terolis kalau sudah seperti ini dilepaskan kami memubarkan elegal reling itu, biar kami melawan perusahan ini yang telah menindas oleh masyarakat. Ini karena dak tahan lagi kami ingin bergerak bertindak membubarkan perusahan perusahan jadi anarkis”

Semua aturan negara republik indonesia sudah diabaikanya
Sukirman ketua kordinator lapangan(korlap),kami sebelum dicabut izin pt, AAS mau pun perusahan nya itu orang orang berkopeten itu ditangkap kami belum pulang karena elegal riling ini sudah satu tahun negara sudah di rugikan hampir satu triliun ini”kami mintak tolong pemerintah tegas menindak ini”

“TUNTUTAN  MASYARAKAT MANDIANGIN ”

Masyarakat mandiangin memintak pemerintah/Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) untuk mencabut izin pt Agronusa alam sejahtera(AAS) karena memiliki masyarakat seluas 408 Hektar tanpa ada kompensasi atau ganti rugi
1.Telah melakukan pembiaran kebakaran lahan hingga ribuan hektar
2. Telah melakukan pembiaran adanya praktek illegal drilling yang telah mengakibatkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.

“Kami masyarakat mandiangin sebelum persoalan ini selesai ”
hingga malam ini warga mandiangin masih bertahan di kantor bupati Sarolangun.(M.yunus)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Sembilan kilogram sabu berhasil di amankan polda Jambi, banyak nyawa terselamatkan

Jambiekspose.com ( Jambi) – Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo pimpin langsung pers release …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas