Selasa , Juli 27 2021
Home / Daerah / Himpabal dan Masyarakat Bathin Limo Monitoring Area Over Leave

Himpabal dan Masyarakat Bathin Limo Monitoring Area Over Leave

SAROLANGUN — Jambiekspose.com. Kemarin kamis (23/01) Lembaga Swadaya masyarakat Himpunan Masyarakat Putra Bathin Limo (Himpabal) Bersama ratusan warga Masyarakat Bathin Limo menduduki lahan Over Leave, area kawasan hutan yang dijadikan kebun kelapa sawait oleh PT. Agrindo Panca.

Tunggal Perkasa (APTP).
Selain menduduki, tanpak mereka beraktipitas dengan mendirikan Pondok penjagaan yang nantinya digunakanuntuk mengawasi dan memonitoring lahan tersebut agar tidak ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pemanenan atau merusak area kebun Over Leave tersebut.

Melakukan pengawasan dan memonitoring area kebun Over Leave yang dilakukan Himpabal dan ratusan warga masyarakat bathin limo, bukan tidak beralasan, karena selain PT.APT sampai saat ini belum memiliki Izin perpanjangan HGU, namun diduga beberapa waktu yang lalu lahan itu terus dipanen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“informasi yang kami dapat semenjak awal tahun ini dan PT APTP ini diketahui belum diperpanjangkan izinnya, diduga sudah banyak buah sawit yang berada di area Over Leave dipanen oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.”ujar ketua Himpabal Momad saat ditemui harian ini dilapangan.

Momad,juga menyampaikan bahwa Himpabal selama ini sudah mengikuti proses dengan melakukan pengurusan pengajuan permohonan kepada pihak instansi terkait agar lahan Over Leave tersebut dapat diberikan pengelolaannya kepada Himpabal dan masyarakat bathin limo.
“kami sudah mengajukan permohonan kepada dinas terkait dan menunjukan koperasi Raga bakti Makmur untuk nantinya dapat bekerja sama baik secara managemen ataupun kegiatan.”sebutnya.

Muspardi, Sekretaris Himpabal menjelaskan bahwa penjagaan yang dilakukan saat ini dilahan area Over Leave akan dilakukan sampai izin permohonan yang mereka ajukan direalisasikan.

“ini kita lakukan sampai nanti surat permohonan kami ditanggapi dan direalisasikan.”tambah Muspardi.
Pantauan harian ini, aktipitas perdana pengawasan dilahan Over Leave yang dilakukan warga masyarakat bathin limo tanpak begitu hiporia, hingga pengerjaan pembuatan pondok pengawasan terselesaikan dengan begitu cepat.

Sementara itu berdasarkan penelusuran harian ini,menurut pemerintah kabupaten sarolangun melalui asisten I, bahwa saat ini PT.APTP sudah tidak berhak lagi dalam penguasaan lahan perkebunan sawit yang saat ini masih menjalankan aktipitasnya itu, karena masa izinnya sudah habis pada tahun 2019 lalu, hanya saja saat ini pemerintah masih menunggu hasil kajian hukum terkait bagaimana proses pencabutan Izin.(M.Yunus)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Kapolda jambi berdialog Dengan siswa Bintara SAD, ini arahan nya

Jambiekspose.com ( Jambi ) – Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Sik melakukan tatap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas