Selasa , Maret 31 2020
Home / Daerah / Pemda Kecolongan Pendatang Asal Palembang Masuk Kesarolangun

Pemda Kecolongan Pendatang Asal Palembang Masuk Kesarolangun

Sarolangun — Jambiekspose.com. mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Baru saja kemarin pemda sarolangun memulangkan warga asal jawa sebanyak 120 pekerja yang akan bekerja sebagai penggali Jaringan Gas (Jargas) dikabupaten sarolangun.

Namun masuknya warga dari luar kabupaten sarolangun masih saja terjadi, kalau kemarin dari perkerja asal pulau jawa, kini kembali datang dari pekerja asal Palembang, yang mana dengan pekerja tersebut juga bekerja sebagai pegawai Jargas,hanya saja pekerja dari jawa kemarin bergerak dibidang penggalian jaringan sedangkan pekerja asal palembang ini dipekerjakan sebagai pendata rumah penduduk.

Hal ini terbukti pada saat mereka hendak melakukan penempelan stiker Jargas disalah satu rumah penduduk tempatnya dikelurahan Aur Gading RT 01, namun tak sempat beraktipitas dua pekerja asal palembang tersebut dicegat pemilik rumah karena pada saat ditanya mereka mengaku pekerja asal palembang.

“Anda dari mana dek, anda tahukan sekarang darurat corona, saya minta anda jangan dulu la bekerja, apalagi kalian kan dari luar.”ujar akmal pemilik rumah itu.

Pekerja tersebut juga sempat ditanya langsung harian ini terkait soal izin mereka terdaftar didisnaker sarolangun. “Saya tidak tahu pak” jawab mereka.

Mereka juga mengakui bahwa mereka tidak dapat menunjukkan data kesehatan mereka dari rumah sakit.

Sementara itu, dua pekerja yang sudah bekerja pada senin kemarin (23/03) disarolangun itu ternyata sudah berhasil mendata rumah penduduk sebanyak 300 rumah yang ada disarolangun.

“Kami sudah bekerja sejak senin kemarin bang, rumah yang sudah kita data sekarang ada sekitar 300 unit.” Katanya salah seorang dari mereka.

Berdasarkan informasi yang dapat dirangkum harian ini, Hudri kakan kesbangpol sarolangun,yang juga merupakan Gusgas Virus Corona sarolangun saat dikonpirmasi harian ini,ia mengaku belum mengetahui adanya dua orang pekerja asal palembang tersebut masuk kesarolangun.

“Sayo belum tau ndo, dimano orang tu tinggal ndo,”ujarnya saat dikonfirmasi melalui Via telpon.

Selain itu, pekerja Jaringan Gas disarolangun ini menurut informasi memang hingga saat ini, belum mendapatkan izin kerja karena Jargas selain belum memiliki izin pemanfaatan dari BWS VI batang hari, juga tidak ada izin UKL dan UPL.

“Sampai saat ini, UPL dan UKLnya belum ada, bahkan sebenarnya pada tanggal 19 lalu kami sudah dipleningkan untuk kepusat untuk membicarakan ini,tapi sampai saat ini diundur dan kapan mulai lagi saya blm tahu.”pungkas disendri kadis BLHD.(Yunus)

About jambiekspose

Check Also

Mencegah Covid 19/Corona Di kabupaten Sarolangun

Sarolangun — Jambiekspose.com. Team Militan CE (Hendri) Lagi – lagi Membagikan Masker Gratis kemasyarakatan. Aksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas