Sabtu , Juli 31 2021
Home / Berita Terkini / Debt Collector diduga pukul anak cacat fisik dibawah umur

Debt Collector diduga pukul anak cacat fisik dibawah umur

Jambi |Jambiekspose.com – terjadi lagi Oknum Dept Colektor di jambi PT. PAI diduga pukul anak Tuna Wicara dan Tuna Rungu.Jambi,10/12/2020 www.lpkni.com

Miris akan kebiadaban oknum2 DC ini, Muhammad Ghefary Pradaka Anak dibawah umur sekitar 13 tahun, memiliki kekurangan fisik Tuna Wicara (tidak dapat bicara) dan Tuna Rungu (tidak dapat mendengar) terduga dihadang dan dipukul oleh debt collector di daerah Mandalo Jambi.

Kronologi Muhammad Ghefary Pradaka, 05/12/2020 sedang main game di sebuah ruko, mau pulang ke rumah merasa di buntuti beberapa orang, timbulah rasa ketakutan nya sehingga dengan kencang motor yang dikendarai dipacu ngebut.
Setelah aksi kejar-kejaran berlangsung, akhirnya kendaraan si anak dipepet, karena bawaan kesal dari pengejar yang merupakan Debt Collector PT PAI (Putra Arafa Indonesia) diduga salah satu dari debt Collector memukul anak tersebut di bagian pipi dekat pelipis sebelah kanan dan selanjutnya dibawa ke kantor Kredit Plus .

Atas kejadian diatas pihak keluarga langsung melakukan visum di RS Raden Mattaher Jambi, sekitar jam 15.57 wib tanggal 05/12/2020.

Selain dari pada itu juga buat laporan Kepolisian ke Polres Muara Jambi tanggal 07/12/2020 yang di terima petugas piket Brigadir Rudi SH dengan Laporan Pengaduan/121/12/2020.

Dan sebagai pelapor diwakilkan oleh Syafrizal Tanjung sebagai anggota LPKNI PUSAT.

” Saya geram dan mengutuk akan tindakan yang dilakukan oknum DC ini, sama anak seperti itu koq di hajar” tegas Syafrizal .

Diharapkan Komnas perlindungan anak ikut mendampingi dan mengawasi proses hukum atas kejadian ini.
Red**

Spread the love

About jambi ekspose

Check Also

Sembilan kilogram sabu berhasil di amankan polda Jambi, banyak nyawa terselamatkan

Jambiekspose.com ( Jambi) – Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo pimpin langsung pers release …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas