Senin , Juni 14 2021
Home / Berita Terkini / Kajati Jambi Gagal Disuntik Vaksin, ini dia penyebab nya

Kajati Jambi Gagal Disuntik Vaksin, ini dia penyebab nya


Jambi — Sejumlah petinggi forum komunikasi pemerintah daerah (Forkopimda) provinsi jambi di suntik Vaksin hari ini, Rabu (14/1/21)

Bertempat di aula rumah dinas gubernur jambi, kepala kejaksaan tinggi (Kajati) Jambi, Johanis Tanak turut di jadwalkan untuk di suntik vaksin.

Namun panita penyelenggara menunda penyuntikan vaksin tersebut kepada kepala adhyaksa jambi ini karena tekanan darahnya cukup tinggi dan tidak memungkinkan untuk di suntik.

Johanis menyebut dalam proses suntik vaksin ini ada peraturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah dan dirinya sangat siap untuk di suntik.

“Pada dasarnya saya siap untuk di suntik vaksin, tapikan untuk mengikuti vaksin ini ada aturan main yang menjadi standar WHO yang kemudian di adopsi oleh peraturan menteri kesehatan” ujarnya, Kamis, (14/1)

Menurut kajati jambi ini, tekanan darah atau kerap di sebut dengan tensi pada medical check up dan penyakit lain menjadi pertimbangan panitia boleh atau tidaknya di suntik.

“Yang mana salah satunya tensi dan penyakit-penyakit yang ada, beberapa hari ini di kantor jadwal saya padat, jadi berkerja hingga larut malam” terangnya

Sementara ini Setelah dilakukan medical check up, tekanan darahnya naik cukup tinggi, panitia memutuskan untuk menunda penyuntikan vaksin dirinya.

“Pada dasarnya saya sudah siap, hanya karena ini mempunyai standar yang di tentukan untuk mengikuti vaksin ini ada dan saya tidak memenuhi syarat jadi di pending karena tensi naik, nanti setelah memenuhi standar nanti kita baru cek lagi” imbuhnya.

(Red 007)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Kapolda Jambi, Lantik dan Sertijab, Kapolres muaro Jambi dan Karo ops polda jambi

Jambiekspose.com,Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Biro Operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas