Selasa , Juli 27 2021
Home / Daerah / Kota Jambi / Bangko / Heboh, Mahasiswi Hilang di Gunung Masurai, Ini Tanggapan Rektor III UIN STS Jambi. Ini yang sebenarnya

Heboh, Mahasiswi Hilang di Gunung Masurai, Ini Tanggapan Rektor III UIN STS Jambi. Ini yang sebenarnya


Jambi , jambiekspose.com – Tiga Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi rabu, 17 februari dihebohkan hilang saat turun Gunung Masurai, Kabupaten Merangin Jambi.

Peristiwa ini sempat viral hingga sampai menghebohkan kalangan mahasiswa-mahasiswi, Kampus UIN dan Masyarakat hingga sampai-sampai pihak Basarnas, BPBD dan pecinta alam mencari ke gunung masurai namun akhirnya ditemukan.

Humas Basarnas Jambi, Lutfi membenarkan ada tiga mahasiswa Mapala Sutha UIN STS Jambi bernama Rahayu (20 tahun), Romlah (21 tahun), Nuri (20 tahun) mendaki gunung masurai namun saat turun dikabarkan hilang sehingga pihak basarnas langsung turun mencari mahasiswa namun akhirnya ditemukan.

“Avignam jagad Samagram
Siang, survivor sudah diketemukan oleh team pokdarwis dan pencinta alam dari desa Tanjung berugo dalam keadaan selamat dan jarak dari desa sungai lalang ke desa Tanjung beruga lebih kurang 1.5 jam dan saat dapat informasi dari mahasiswa mereka hanya salah jalur saat balik namun ketemu dengan warga dan pemuda saat buat jalur pendakian akhirnya membatalkan balik karena kesorean,”ujarnya.

Terpisah, Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Barul Ulum membenarkan ada mahasiswi Mapala Sutha UIN STS Jambi mendaki gunung Masurai namun saat turun gunung mau balik mahasiswi lost kontak bersama temannya sehingga tersesat karena salah jalur balik namun mahasiswi bertemu dengan warga dan pemuda didalam hutan dan akhirnya mereka diputuskan oleh warga menginap karena sudah kesorean.

“Diketahui mahasiswa mendaki Gunung Minggu 14 February 2021 sebanyak 8 orang dan saat turun gunung tanggal 16 februari 2021, tiga lost kontak bersama temanya, jadi memutuskan menginap karena ketemu warga dan pemuda yang saat itu buat jalur pendakian. Jadi tiga mahasiswi tidak ada hilang melainkan lost kontak,”jelasnya rabu, 17 februari 2020.

Barul menyebutkan, terkait rombongan Mapala Sutha UIN STS Jambi mendaki gunung tidak ada ijin melainkan berangkat sendiri namun ia berharap mahasiswa kedepan bisa komunikasi langsung dengan pihak kampus agar ada pendampingan dan pertanggung jawaban oleh pihak Kampus.

“Setiap ada mahasiswa yang mau mendaki setidaknya ada ijin, agar bisa didampingi oleh pihak kampus namun yang mahasiswi yang ke gunung Masurai sempat viral hilang saat turun gunung dan akhirnya ditemukan itu hanya berangkat keinginan sendiri dan tidak atas nama kampus,”terangnya.

Ketua Umum Mapala Sutha UIN STS Jambi, Azka Mumtaz membenarkan tiga Mahasiswi UIN merupakan anggota Mapala SUTHA UIN namun kegiatan Mahasiswi bukan kegiatan diagendakan Mapala UIN.

“Kronologi mereka terpisah dari rombongan karena salah jalur namun mereka ketemu dengan warga saat membuat tanda jalur dan bermalam bersama warga karena kesorean dan mereka sudah dalam perjalanan pulang dan alhamdulillah terimakasih kepada pihak pihak Basarnas, dan pecinta alam yang telah turut membantu mencari Mahasiswa yang sempat viral hilang di gunung Masurai, Kabupaten Merangin Jambi,”cetusnya.

(Rif.002)

Spread the love

About jambi ekspose

Check Also

Kabarhakam Pimpin Vicon,Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4, di Perpanjang Sampai 2 Agustus 2021

Jambiekspose.com (JAKARTA) – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memimpin video conference …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas