
Jambi, [11 Juli 2025] – Gairah baru menyelimuti dunia olahraga tradisional di Provinsi Jambi dengan resminya pembentukan Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek). Organisasi ini lahir dari semangat komunitas untuk mengangkat kembali ketapel, permainan rakyat yang kaya budaya, menjadi cabang olahraga yang terarah dan berprestasi. Antony Karia Gumay, yang juga dikenal sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, dipercaya memimpin Forspek Jambi untuk masa bakti empat tahun ke depan (2025-2029).
Musyawarah komunitas pecinta ketapel Jambi di Cafe Rumah 21 belum lama ini menjadi saksi lahirnya momentum penting ini. Penunjukan Antony Karia Gumay diharapkan mampu membawa ketapel Jambi ke level yang lebih tinggi, mengingat pengalaman dan dedikasinya di dunia olahraga.
Misi Mulia Forspek: Dari Permainan Rakyat Menuju Prestasi Nasional
Dalam statemennya yang penuh optimisme, Antony Karia Gumay menegaskan visi besar Forspek Jambi. “Ketapel bagi kami bukan sekadar permainan biasa,” ujar Antony. “Ia adalah bagian tak terpisahkan dari budaya dan warisan olahraga masyarakat yang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan secara lebih terarah dan kompetitif. Kami hadir untuk menghidupkan kembali olahraga ketapel di Provinsi Jambi, mengembalikannya dari ambang kelupaan dan memberinya ‘warna baru’ di kancah olahraga masyarakat.”
Antony juga menyadari tantangan popularitas ketapel di kalangan generasi muda saat ini. “Permainan ini memang lebih populer di kalangan orang tua di masa lalu. Namun, saya optimis dengan pendekatan yang tepat, minat generasi muda bisa kita tumbuhkan kembali,” tambahnya. Forspek Jambi bertekad memperkenalkan kembali ketapel sebagai aktivitas yang relevan dan menarik bagi semua kalangan.
Manfaat Ketapel dan Harapan ke Depan
Lebih dari sekadar hiburan, ketapel menawarkan berbagai manfaat signifikan. “Ketapel sangat baik untuk melatih konsentrasi, akurasi, dan bahkan kebugaran fisik,” jelas Antony. Tarikan karet yang kuat melatih kekuatan tangan dan lengan, sementara fokus membidik target mengasah ketajaman mata dan pikiran. Ini menjadikan ketapel sebagai sarana yang efektif untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, serta melatih kesabaran dan ketelitian.
Pembentukan Forspek Jambi merupakan langkah strategis untuk mengelola potensi tersebut. Harapan besar tersemat pada Forspek Jambi untuk tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mencetak atlet-atlet ketapel berprestasi. “Saya berharap olahraga ketapel ini bisa berkembang pesat dan melahirkan banyak atlet yang nantinya akan mengharumkan nama Jambi di pentas nasional maupun internasional,” pungkas Antony, menyuarakan ambisi untuk membawa ketapel “naik kelas.”
Sekilas Tentang Olahraga Ketapel dan Perkembangannya di Indonesia
Ketapel, atau yang juga dikenal sebagai katapel, adalah alat pelempar sederhana yang umumnya menggunakan pegas elastis (karet) untuk melontarkan proyektil. Di Indonesia, ketapel telah lama dikenal sebagai permainan rakyat dan alat berburu tradisional.
Dalam beberapa tahun terakhir, ketapel telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diakui. Persatuan Katapel Tradisional Indonesia (Perkatin) telah resmi berdiri dan bahkan diakui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia sejak tahun 2020. Ini membuka jalan bagi ketapel untuk mengikuti kompetisi di level nasional.
Berbagai komunitas pecinta ketapel di kota-kota lain, seperti PSSC (Perkumpulan Slingshot Sport Community) Solo, telah aktif menyelenggarakan turnamen dan berupaya mendapatkan pengakuan dari KONI setempat. Bahkan, ada juga Forspek di daerah lain seperti Pontianak yang telah menjadi bagian dari Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), sebuah induk organisasi yang menaungi olahraga rekreasi dan tradisional. KORMI sendiri fokus pada pengembangan olahraga yang “murah, mudah, menarik, manfaat, dan massal,” menjangkau hingga ke pelosok desa untuk memasyarakatkan olahraga. Perkembangan ini menunjukkan potensi besar ketapel untuk berkembang sebagai olahraga kompetitif dan rekreasi yang inklusif.
Dengan semangat yang diusung Forspek Jambi dan kepemimpinan Antony Karia Gumay, masa depan ketapel di Jambi terlihat cerah, siap menembus batas-batas permainan tradisional menjadi kebanggaan di kancah olahraga.
Penulis : Kang Maman – Andrew Sihite
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya