
Jambiekspose.com (Merangin) – Pemandangan tak biasa terlihat di lapangan SD Negeri 2 Merangin. Ratusan siswa berbaris teratur sambil menyikat gigi mereka.
Tampak penuh semangat dan ceria, murid-murid kelas 1 sampai kelas 3 asyik menyikat sambil memperhatikan arahan dari dokter gigi yang datang dari Pusekesmas Bangko.
Pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi menjadi perhatian dan kebutuhan. Memiliki gigi yang sehat tentu menjadi keinginan setiap orang. Hal inilah yang menjadikan program rutin petugas kesehatan turun ke sekolah-sekolah mengadakan kegiatan seperti ini.

Seperti yang disampaikan oleh drg. Jenni Tarigan, saat dijumpai disela-sela kegiatan. Dikatakan olehnya, kegiatan ini bertujuan agar terbangun kebiasaan positif dan anak2 mengetahui pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak kecil.
“Ini giat rutin kita dari Puskesmas, dan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran sejak dini kepada siswa dalam menjaga kebersihan gigi,” terang dokter Jenni.
Selain itu, ditambahkan juga oleh dokter Tarigan, edukasi ini juga berguna membiasakan dan menjaga kesehatan gigi anak. Sekaligus sebagai bentuk upaya dalam mencegah karies atau penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Karies menyebabkan gigi berlubang.
Dari pantauan Jambiekspose.com, lebih kurang selama 15 menit mereka menyimak arahan yang disampikan. Ada beberapa langkah untuk membersihkan gigi yang baik dan benar. Bersihkan gigi bagian atas depan, belakang dan gigi pengunyah kiri kanan diteruskan bagian bawah depan, belakang dan gigi pengunyah kiri kanan. Langkah lainnya yaitu membersihkan lidah agar terhindar dari bau mulut.
Kepala SD Negeri 2 Merangin, Rosnilawati S.Pd menyambut baik kegiatan ini. Dirinya berharap tidak hanya ini tetapi ada giat-giat lain yang mengedukasi dan meningkatkan kepedulian siswa terhadap kesehatan badan terutama mulut dan gigi.
“Ini positif sekali, anak seusia mereka sangat rentan mengalami kerusakan gigi, bolong giginya hingga sakit. Semoga dengan dibiasakan sejak dini, anak-anak menjadi paham dan terhindar dari karies gigi,” ujar Kepsek.
Terkait peserta hanya siswa kelas 1-3, hal ini untuk mengurangi kerumunan karena situasi masih menjalani aturan prokes ketat.
Salah satu siswa kelas 3 Ayyubi Firaas Ariodya (8), merasa sangat senang dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut. “Senang bisa gosok gigi di sekolah samo kawan-kawan. Kami diajarkan cara menggosok gigi yang baik dan benar,” katanya. (R12)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya