
Jambiekspose.com, Jambi- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin yang berada di Jalan Lintas Timur Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Bukit Baling, Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi membutuhkan sentuhan dari Pemkab setempat.
Sebagai salah satu tempat objek vital di bidang Kesehatan tentu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Fasilitas yakni, alat Kesehatan (Alkes) serta peralatan lainnya sangat di perlukan guna memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan perawatan medis dan sebagainya.
Direktur Utama RS Ahmad Ripin Dr Ilham menyebut Sebagai Dirut dirinya selalu berkomunikasi dengan para Dokter Spesialis di RS yang di pimpinnya. Dari Hasil Komunikasi tersebut, pihaknya ingin berdialog bersama Pemimpin di Muaro Jambi.
“Saya sudah komunikasi dengan dokter spesialis, kok seperti ini, kan kasihan kitanya masyarakat yang membutuhkan pelayanan terutama lagi inikan rumah sakit daerah, kalau saya tidak masalah mau disebut apa dirutnya silahkan. Tetapi, pada intinya mereka ingin berdialog, ingin menyampaikan aspirasi keluhan mereka bahwa beginilah rumah sakitnya,”Sebut Ilham, Saat di Jumpai di ruang kerjanya, Rabu (31/03/2021).
Tentu tekhnologi alat kesehatan sangat penting dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, Dimana Peralatan Medis di RS Ahmad Ripin Muaro Jambi Menurut Dr. Ilham masih Banyak Kekurangan dan Berharap keterbatasan ini bisa di akomodir oleh pemerintah setempat, mengingat RS Ahmad Ripin Merupakan RSUD.
“Mereka ingin pelayanan rumah sakitnya misalnya pelayanan syaraf itu seharusnya begini, dan alat-alat yang di sediakan itu ini, ini ,ini kan seperti itu, dan itu mohon ada di akomodir, begitu juga dengan spesialis lain sedangkan, kita masih banyak keterbatasan-keterbatasan di RSUD Ahmad Rifin,”Ujarnya
Namum, Dirut RSUD Ahmad Ripin kembali berharap supaya aspirasi pihaknya dapat di dengar dan ada solusinya untuk mengatasi keterbatasan-keterbatasan yang ada di RSUD kebanggaan masyarakat Muaro Jambi itu
“Jadi mereka mau menyampaikan itu, supaya ada solusinya yang di sepakati bersama. Pemda misalanya, apa kemudian mungkin dari pusat atau kemudian dari mereka dari pihak RS apa yang bisa di kerjakan, itu hasil dari komunikasi saya dan spesialis ini,”jelasnya.
Sesuai Permenkes nomor 56 tahun 2014, RS Ahmad Rifin yang Terakreditasi Tipe C Tersebut, Masih banyak kekurangan pegawai medis namun terkendala oleh fasilitas yang kurang mempuni.
“Sesuai Tipe, sesuai Permenkes nomor 56 tahun 2014, Sebetulnya ada kekurangan tapi, harus ada fasilitasnya dulu tidak mungkin kita ngajak orang kerja sementara fasilitas tidak ada,”tuturnya.
Kendati demikian lebih lanjut di katakan Ilham, RS Ahmad Rifin seharusnya setara dengan RSUD Abdul Manaf, Kota Jambi dan RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe (Hamba) di Batanghari.
Di Samping itu, banyaknya pula keterbatasan yang ada di RS Ahmad Ripin, Sebagai Dirut Ilham terus lakukan upaya berkomunikasi dengan Pemerintah Muaro Jambi supaya ada harapan untuk meningkatkan pelayanan di RS yang di pimpinnya.
“harusnya begitu cuma ya karena keterbatasan, jadi itu menjadi kendala dan ini sudah saya coba komunikasi dengan Sekda kemudian, inikan ada persiapan untuk DAK 2022 saya sudah inventarisir kebutuhan rumah sakit, berharap di tahun 2022 sudah banyak permasalahan di RS Ahmad Ripin yang Sudah teratasi,”harapnya.
tidak semata-mata permasalahan peralatan dan fasilitas yang menjadi kendala, Ilham juga menyebutkan jika di kemudian hari ada peningkatan sarana prasarana, tenaga medis yang Profesional perlu di utamakan Sebagai penentu nasib RS yang berada tidak jauh dari kantor bupati dan rumah dinas bupati Muaro Jambi itu kedepannya.
“Tapi dengan syarat orang yang ada disini yang kompeten semua jangan ada orang yang tidak kompeten masuk karena itu bakalan mengganggu, karena ketergantungan mulai dari perencanaan sampai kepelaksanaan nanti, kalau tidak ada yang kompeten disitu itu akan menjadi bumerang,”tandasnya.
Red 008
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya