Sabtu , Juni 6 2026
Home / Advertorial / H.Haris Marpaung, Kenangan Tokoh Pers Jambi

H.Haris Marpaung, Kenangan Tokoh Pers Jambi

Jambiekspose.com (Jambi ) – Dekade tahun 1970-1989 sangat mengenal sosok H.Haris Marpang Pimpinan Redaksi Warta Massa yang berdiri semenjak 1970.

Pemerhati Pers Jambi Sakti Alam Watir mengatakan, bisa bangun komunikasi semenjak om H. Haris Marpaung pindah dari Simpang Pulak ke Palapa. “Bertetangga dengan H.Syamsulwatir. “Uniknya makam kedua “bertetangga”, kata Sakti Alam Watir.

Menyambut Hari Pers Nasional 9 Februari 2022, dapat kabar H.Haris Marpaung menerima Anugrah Pers dari PWI Propinsi Jambi. “Bersa 3 Toloh Pers yang akan menerima Anugrah Pers dari PWI Jambi, kata Sakti Alam Watir.

Sakti berharap ketika tolon Pers Jambi yang akan menerima Anugrah Pers juga mendapatkan Sagu Hati dari PWI, kata Sakti AW.   H.RS Marpaung SH.MH (juga wartawan Warta Massa) mengatakan, Almarhum ikut mendirikan PWI Jambi tahun 1960an.Sebelumnya Almarhum sempat di suratkabar Warta Nusantara dan Massa Pers.

“Selanjutnya di Warta Massa sejak 1970, kata RS Marpaung.

“Beliau wafat 26 Januari 1989 dalam usia 64 tahun di TPU Sukorejo” kata RS Marpaung.

Almarhum H.Haris Marpaung memiliki motor Suzuki 50 cc, BH 1641 sekitat tahun 1974.”Sekarang motor dengan Hidayat Marpaung anak no. 6. (Kapten Pilot Batik Air.[30/1 20.53]

saktiwatir Tokoh Pers Jambi pertama yang saya kenali saat memulai karir sebagai wartawan di awal tahun 1988 adalah H Marpaung dan H Syamsulwatir M. kata M.Chudori salah satu wartawan senior yang secara sedang fogus Youtuber.

Kebetulan keduanya bertetangga di Komplek Palapa Kelurahan Pasirputih Jambi dan bersahabat seperti bersaudara. “Itu sebabnya makam keduanya berdampingan di TPU Sukarej, kata Chudori.

Almarhum H.Haris Marpaung sebagai Pemimpin Redaksi SKM Warta Massa tempat saya pertama bekerja sebagai wartawan.

Walau hanya setahun mengenal dekat Pak H
Haris Marpaung, saya tahu dia adalah orang-orang pertama mengawali pekerjaan jurnalistik di Jambi yakni sekitar tahun 1960-an. “Kalau bukan karena dasar idealisme yang kuat, tidak akan ada manusia saat itu yang mau bekerja sebagai wartawan, kata M.Chudori.

Orang-orang cerdas seperti almarhum sangatlah gampang ketika itu bila mau memilih bekerja di kantor pemerintah atau menjadi pengusaha.

Tetapi di sinilah garis kehidupan yang dipilihnya. “Mau hidup susah dan penuh resiko demi memperjuangkan aspirasi rakyat dan mengawal demokrasi sejak orde lama hingga orde baru.

Yang paling saya ingat dari Almarhum Pak H.Haris Marpaung adalah kecerdasan dan ketegasannya yang meledak-ledak.

Dia paling candu main catur bahkan dia bisa lupa dengan tugas yang diberikannya kepada saya asal bersedia melawannya main catur, kenang Chudori.

“Saat sadar tugas menulis saya belum kelar, baru dia marah hahahaha” kenangnya.

Bagi saya, Pak Marpaung adalah Tokoh Pers Jambi yang tidak boleh hilang dari catatan sejarah perjuangan Pers Jambi. “Dia sosok yang cerdas, pemberani dan sangat teguh memegang prinsip bahwa Pers adalah pilar demokrasi.

Sedikit banyak, dia salah satu orang yang telah menginspirasi saya, termasuk Almarhum sahabatnya Pak Syamsulwatir M dengan nasehat-nasehat bijaknya.

Hingga kini saya masih bersahabat akrab dengan anak-anak Almarhum Pak H.Haris Marpaung dan Pak Syamsulwatir M.

Kenangan bagi orang baik memang tidak bisa dilupakan. “Wajar bila kini Almarhum mendapat Anugrah Pers, akhir M Chudori.(5aw)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa, Kapolda Jambi Tekankan Respons Cepat dan Terukur

  JAMBIEKSPOSE.COM | JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas