Rabu , Juni 10 2026
Home / Daerah / Duduk Perkara Utang Piutang, Supir Dan Truk Ekspedisi Di Tahan

Duduk Perkara Utang Piutang, Supir Dan Truk Ekspedisi Di Tahan

Jambiekspose.com (Tebo)- Truk Ekspedisi pengangkut Semen di sandera karena perkara hutang piutang. Supir Sempat bersitegang dengan yang menagih hutang. Kejadian terjadi di sebuah warung kopi Solok Sakato “SS” tepatnya di jalan pelayang ,Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo,Jambi. Senin (19/12/2022) Malam.

Aksi yang dilakukan Ican (Pemberi Hutang), memaksa sopir truk untuk membayar hutang yang dulu dia pinjamkan kepada si supir, sebagai uang modal membeli solar di SPBU sebesar Rp.1.000.000,.

Kronologi kejadian:

Saat si sopir inisial (I) mau kearah kota Jambi berhenti lah sejenak ke salah satu rumah makan di Tebo. Tidak berapa lama kemudian ican datang mengunakan sepeda motor dan meminta sopir tersebut mampir ke rumahnya. Ican mengajak berbicara dengan cara membentak dan sempat mengeluarkan sebilah besi tumpul ingin memukul ke arah sopir, memaksa agar si sopir mau membayar hutangnya, Si sopir bilang dia tidak punya uang dan ingin tinggalkan SIM saja sebagai jaminan, tapi si ican tidak mau dan tetap ngotot mengambil solar secara paksa atau kalau tidak truk di tahan mereka.

“Bukan saya tidak mau membayar, ican terlebih dahulu telah melaporkan saya ke toke yang punya mobil hingga saya berhenti bekerja, ican tak mau tau karena dia melihat saya sudah bawa truk dengan toke yang berbeda dan di situlah dia mengintai perjalanan saya” Ungkap Sopir.

“Saya merasa terancam pada saat itu di situ ada adik beradik dia dan ketua RT yang ikut serta turut campur agar saya mau menurunkan minyak saya dan akhirnya dengan terpaksa saya turunkan minyak solar sebanyak dua dirigen, daripada saya tidak bisa kerja, sementara saya mengejar bongkar muat semen yang saya bawa” Terangnya.

“Padahal minyak mobil tinggal sedikit untuk sampainya di jambi, saya sempat terlantar menunggu bantuan dari teman agar bisa dapat solar untuk melanjutkan perjalanan ke jambi” beber sopir kepada awak media.

Kejadian berlangsung pada pukul 18.53 WIB, awal di giring ke rumah Ican dan di bebaskan setelah memberi solar 2 galon sekitar pukul 24.43 WIB.

Yang di Sandera ican juga berikut salah satu wartawan wanita yang ikut bersama truk dan telah berbicara secara baik-baik tapi mereka malah mengancam, “Mau melapor ke polisi mana pun saya tidak takut, kalau bisa silahkan” Hardik ican.

(Sonia)

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Skandal Transportir “Ghaib”: Mobil Tangki PT Elcifo Harmoni Bersama Diduga Pasok BBM Ilegal ke PETI Muara Cuban Tanpa Izin Migas

  JAMBIEKSPOSE.COM | SAROLANGUN – Praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyokong aktivitas Pertambangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas