
KOTA JAMBI – Suara kihap (teriakan) menggelegar membelah GOR Kota Baru, Sabtu (25/10/2025). Arena yang menjadi dojang (tempat latihan) raksasa itu membara oleh semangat 500 ksatria muda ber-(dobok) (seragam Taekwondo) putih. Mereka tidak hanya datang untuk adu tendangan, tapi untuk membuktikan mental juara dalam kejuaraan bergengsi, Indonesian Student Stars Piala Wali Kota Jambi Tahun 2025.
Event akbar yang dihelat oleh Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Jambi ini menjadi bukti nyata suksesnya ‘tendangan’ program pembinaan cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kota Jambi. Kehadiran 500 atlet dari berbagai kategori—mulai dari usia dini hingga senior—menunjukkan bahwa regenerasi atlet di Kota Jambi tidak pernah putus.
Ketua Umum KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, yang hadir dengan penuh bangga memantau jalannya kompetisi, memberikan statement yang membakar semangat. Menurutnya, Taekwondo adalah cabor strategis untuk membangun fondasi generasi emas Jambi.
“Lihat mereka! Ini luar biasa. 500 atlet di arena hari ini bukan sekadar angka, ini adalah 500 aset masa depan Jambi,” tegas Antoni Gumay dengan penuh semangat. “Taekwondo itu seni bela diri yang komplet. Bukan cuma fisik yang dilatih, tapi disiplin, mental baja, dan karakter ksatria yang pantang menyerah. Ini adalah fondasi yang kita butuhkan!”
Antoni Gumay menegaskan, KONI Kota Jambi berkomitmen penuh memberikan dukungan total kepada setiap cabor yang serius melakukan pembinaan.
“KONI Kota Jambi tidak hanya fokus mencetak atlet untuk meraih medali. Misi kami lebih besar: kami menempa ksatria berkarakter!” lanjutnya. “Saya apresiasi tinggi gebrakan Pengkot TI Kota Jambi. Ini bukti bahwa cabor-cabor di bawah KONI Kota Jambi terus bergerak, terus berprestasi. Kami siap pasang badan untuk mendukung setiap langkah positif cabor!”
Kejuaraan ini mempertandingkan dua nomor utama: Kyorugi (tarung bebas) dan Poomsae (rangkaian jurus). Atmosfer kompetisi begitu kental, namun semangat sportivitas tetap dijunjung tinggi.
Wali Kota Jambi, Maulana, yang membuka acara secara resmi, juga menyampaikan rasa bangganya. “Saya bangga, atlet Taekwondo Kota Jambi selalu mendominasi di berbagai event, termasuk Kejurprov. Kegiatan positif seperti ini adalah benteng kita melawan kriminalitas dan kenakalan remaja. Ini cara kita membangun karakter,” ujar Wako Maulana.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Arif W Soebagio, melaporkan bahwa kejuaraan ini adalah agenda berkala yang menjadi tolok ukur pembinaan. “Ini bukan sekadar kompetisi, tapi ajang mengasah kemampuan dan mempererat sabuk persaudaraan sesama Taekwondoin,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh dari KONI Kota Jambi, kejuaraan ini sukses menjadi ‘panggung’ bagi para ksatria muda untuk membuktikan bahwa mereka siap menjadi generasi tangguh yang akan mengharumkan nama Kota Jambi.
Penulis : Andrew Sihite
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya