Jumat , Oktober 22 2021
Home / Daerah / Kadis TPHP Provinsi Jambi Buka Rakor Sinkronisasi Dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018.

Kadis TPHP Provinsi Jambi Buka Rakor Sinkronisasi Dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018.

Foto Inro, Kadis TPHP Provinsi Jambi Buka Rakor Sinkronisasi Dan Evaluasi.

Jambi, Jambiekspose.com – – bertempat di Hotel Grand Kota Jambi dinas tanaman pangan hortikultura dan peternakan Provinsi Jambi menggelar kegiatan Rakor Sinkronisasi Dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kadis TPHP Provinsi Jambi, Ahmad Maushul Kamis(20/12/2018), Rakor Sinkronisasi Dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018.

Turut mendampingi Farida Aryani Plt Sekretaris Dinas TPHP Provinsi Jambi, Kasubbag Perencanaan, Farda Sofian Simanjuntak.

Dikatakan oleh ahmad Maushul, pembangunan pertanian meliputi tanaman pangan hortikultura dan peternakan memiliki potensi orientasi untuk meningkatkan produktivitas dan produksi sehingga mampu meningkatkan pendapatan kesejahteraan petani.

“sejalan dengan dilaksanakannya program UPSUS peningkatan PAJALE sejak tahun 2015 hingga sekarang kemudian dilanjutkan dengan UPSUS BABE, UPSUS SIWAB, sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Pertanian RI terhadap program khusus dinas TPHP, “jelasnya.

Dinas TPHP Provinsi Jambi telah dialokasikan kegiatan melalui APBN dan didukung oleh APBD, untuk tahun 2018 ini telah disepakati pada renstra DPTPHP Provinsi Jambi sasaran produksi padi 825.201 ton, jagung 124.756 ton dan kedelai 15.054 ton.

Terus untuk cabai merah sasaran produksi 387.992 ton dan bawang merah 52.683 ton sedangkan untuk UPSUS SIWAB 2.958 ekor dan target IB 5000 ekor, kawin alam 21.945 ekor.

“adapun program kegiatan utama mendukung kedaulatan pangan antara lain berupa kegiatan budidaya padi, budidaya jagung, kemudian kegiatan kedelai, “terangnya.

Dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional 2019 dan mewujudkan Jambi tuntas 2021, Dinas TPHP harus meningkatkan produktivitas PAJALE dari 5 sampai dengan 7 persen per tahun.

Hortikultura sebesar minimal 4 persen per tahun untuk memenuhi kebutuhan per kapita terhadap sayuran dan buah-buahan, peningkatan infrastruktur pertanian 10 sampai dengan 15 persen per tahun.

Ditambahkan oleh Farda Sofian Simanjuntak, Dengan dilaksanakan evaluasi ini dengan sungguh-sungguh melalui penyampaian materi, pelaporan hasil dan diskusi sehingga diperoleh kesepakatan program atau kegiatan tahun 2018 dan akan diteruskan ke pusat melalui APBN dan APBD Provinsi Jambi.

Peserta yang mengikuti ada sebanyak 90 orang berasal dari Kadis Perkebunan, peternakan, dan pertanian Se-Provinsi Jambi. (Inro).

Spread the love

About jambiekspose

Check Also

Minyak Solar Langka di Jambi, Mobil Sampai Antri Ber Jam Jam , ada apa ini ?

Jambiekspose.com ( Jambi ) – Kelangkaan BBM jenis solar di Jambi mulai menunjukan kelangkaan di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas