
Sarolangun — Jambiekspose.com. Jaksa peduli hukum suku anak dalam jaksa masuk rimba desa jernih kecamatan air hitam kabupaten sarolangun, 09.00 wib.selasa (10/03/2020).
Di awali dengan ramah tamah bersama kapolsek, pemerintah kec air hitam dan masyarakat desa jernih serta kades dan perangkat desa jernih.
Kajari Sarolangun munif bersama kasi intel bapak riki lakukan kegiatan mengajar suku anak dalam di pendopo rumah jenang jalaludin, mengajar tentang baca tulis atau calistung saat proses belajar mengajar tersebut kajari sangat terkejut ternyata anak anak rimba (SAD) . hapal pancasila dan lagu indonesia raya, ” sontak saja yang kajari bertepuk tangan dan memberikan bingkisan hadiah yang sudah disiapkan untuk anak anak rimba.

Dalam kegiatan itu juga, kejari menyetop dua sepeda motor suku anak dalam SAD, yang berbonceng tiga orang tanpa menggunakan helm dan membawa senja api jenis kecepek. dalam dialog singkat
Kajari bertanya sanak ngapo bermotor begonceng tigo lalu salah seorang suku anak dalam itu menjawab rencana berbonceng berempat tapi motor iko dak berbuat lagi”
Mendengar jawab itu bapak kajari dan bersama bapak kapolsek tersejum, lalu kajari mendekat dan memberikan penjelasan bahwa jika bermotor di jalan raya hanya di perbolehkan dua orang satu motor dan harus menggunakan helm untuk melindungi diri anda sendiri ”
Mendengar penjelasan kajari suku anak dalam tersebut tersejum sambil menyatakan terimokasih bepak
Salamo ini kami dak tidak tau peraturan nyo”
Jaksa Sarolangun Munif lansung memberikan 40 paket sembako yang diterima secara simbolis oleh temengung melayau tua dan tengganai melimun yang di saksikan oleh suku anak dalam lainnya dan jenang jalaludin, kapolsek air hitam , kades jenih, serta romongan kejari Sarolangun
Setelah selesai memberikan bantuan rombongan kajari dengan menggunakan kendaraan roda dua melanjutkan perjalan untuk memberikan penyuluhan hukum terhadap kelompok depati nekan yang berjarak 2,5 km. dari kediaman jenang kearah air terjun kelimbe yang berada di pinggir kaki taman nasional bukit dua belas.
Kehadiran kejari besrta rombongan yang didampingi jenang jalaludin serta pengiat orang rimba yang bernama suryadi atau di sebut abang (yet)
kehadiran kejari disesudung kelompok depati nekan diterima sangat ramah oleh kelompok suku anak dalam tersebut.
Depati tekan mereka sangat berterimakasih karena telah diadakan penyuluhan ini,
sehingga mereka mengerti persoalan hukum dan tidak lagi merasa di takuti.
Harapan meraka kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin termasuk kelompok kelompok suku anak dalam (SAD) kecamatan air hitam
Jaksa merasa sangat senang dalam kehadiran nya di terima oleh suku anak dalam dengan program peduli hukum jaksa masuk rimba.(Yunus)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya