
Jambiekspose.com (Batanghari) – Kemacetan panjang akibat tingginya mobilitas masyarakat dan membludaknya armada angkutan batu bara membuat wajah Kabupaten Batanghari sedikit lusuh.
Kemacetan yang kerap terjadi di Kecamatan Muara Bulian, Tembesi hingga Batin XXIV seperti tidak kunjung usai. Hal tersebut menjadi keluhan warga yang tidak nyaman untuk melakukan aktivitas.
Seperti yang terjadi pada Senin (31/10/2022) pagi tadi kemacetan kembali terjadi dan mengular. Berbagai elemen masyarakat saling tuding sebagai penyebab kemacetan.
Tidak hanya itu saja kemacetan yang sering terjadi membuat potret wajah pendidikan di Kabupaten Batanghari juga sedikit lusuh pasalnya para peserta didik juga sering terjebak macet saat ingin mengenyam pendidikan ke sekolah.
Salah seorang warga Kabupaten Batanghari, Wawan Kurniawan menyebut mobil truk angkutan batubara yang kerap membuat kemacetan di jalan Sarolangun-Tembesi dan Tembesi-Bulian akan memicu masyarakat untuk turun ke lapangan.
“Kalau terus mengalami kemacetan, bakal mengundang masyarakat untuk turun ke jalan lagi,” katanya belum lama ini.
Masih segar dalam ingatan aksi warga di Kelurahan Sridadi memblokir jalan lintas sumatera beberapa waktu lalu yang terbilang nekat, hingga membuat roda perekonomian dan mobilitas warga lainnya mandeg.
Namun, pendapat dari seorang sopir armada truk batubara yang enggan disebut namanya ini perlu di pertimbangkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.
Dirinya menyebut Pemerintah Provinsi Jambi harus membuat peraturan tentang jumlah unit armada PT batubara yang ada di Jambi, dirinya menyakini bahwa angkutan batubara terus bertambah seiring tingginya upah.
”Salah satu solusi yang menurut saya perlu dipertimbangkan oleh pak Gubernur Jambi harus ada peraturan pembatasan unit armada PT Batu Bara, Karena apa, dari 32 PT Batu Bara yang ada di Jambi unitnya nambah terus pak, di tambah lagi ampra tinggi, jadi mobil pribadi pun semakin banyak juga ikut narik batubara, jadi bisa dikatakan armada truk terus membludak, yang biasa angkut pasir dan kerikil karena ampra tinggi jadi ikut-ikutan narik batubara ”Ungkapnya belum lama ini.
(Indra jaya)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya