
JAMBIEKSPOSE.COM | JAMBI – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di Kampung Legok, Jalan Amin Aini, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Warga dari berbagai RT, yakni RT 01, 03, 04, 07, 08, 11 hingga RT 41, tumpah ruah memadati lokasi acara untuk mengikuti dan menyaksikan beragam lomba tradisional yang digelar panitia.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar warga. Panitia menggelar beragam perlombaan khas Agustusan, seperti makan kerupuk, tarik tambang hingga panjat pinang yang selalu dinantikan.
Tak hanya lomba, acara juga dimeriahkan dengan hiburan spesial, yakni Barongsai yang tampil memukau, serta organ tunggal yang menghibur warga. Suasana meriah ini membuat kawasan Kampung Legok dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan semangat kebersamaan.

Ketua Panitia Finataria, yang akrab disapa Ria Etoy, menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari dengan melibatkan banyak pihak, termasuk warga dari berbagai RT.
“Kami sangat bersyukur, antusias warga begitu luar biasa. Ini bukan hanya lomba, tapi wadah kebersamaan, tempat kita tertawa dan berbaur tanpa memandang perbedaan. Semua warga bersatu merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat,” kata Ria Etoy kepada media.
Menurutnya, semarak HUT RI tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah, karena dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang tinggi.
“Saya berterima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang sudah bekerja sama. Tanpa gotong royong, acara sebesar ini tidak mungkin berjalan lancar. Ini bukti bahwa persatuan masih hidup di tengah masyarakat kita,” tambahnya.
Tak hanya anak-anak yang riang mengikuti lomba, para orang tua juga ikut ambil bagian, menciptakan suasana yang akrab dan penuh tawa. Lomba tarik tambang menjadi salah satu momen paling ditunggu karena selalu memancing sorak sorai penonton.
Selain itu, atraksi Barongsai yang tampil dengan gerakan lincah dan musik khasnya sukses memukau penonton. Disusul hiburan organ tunggal, yang mengajak warga berjoget bersama, menutup rangkaian acara dengan suka cita.
Salah satu warga sekaligus panitia, Heri, juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga dan sponsor yang ikut membantu.
“Acara ini bisa berjalan lancar berkat dukungan semua pihak. Terima kasih untuk kerja sama yang solid. Semoga tahun depan kita bisa buat acara lebih besar dan lebih meriah lagi,” ujarnya penuh semangat.
Panitia juga menyiapkan hadiah menarik untuk para pemenang. Hadiah panjat pinang menjadi daya tarik yang membuat peserta berlomba-lomba mencapai puncak dengan penuh strategi dan kekompakan.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap generasi muda dapat memahami makna kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan solidaritas.
“Kita ingin anak-anak paham bahwa kemerdekaan ini hasil perjuangan. Kita rayakan dengan cara yang positif, membangun semangat persatuan dan kebersamaan,” pungkas Ria Etoy.
Dengan dukungan warga yang solid, Kampung Legok sukses menggelar acara Agustusan yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat makna, menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap hidup dalam masyarakat.
TIM| IND
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya