
JAMBIEKSPOSE.COM | JAMBI – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi pada Kamis (26/6/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran dan pengabaian tugas pokok aparat kepolisian dalam penegakan hukum di wilayah Polres Batang Hari, khususnya di Mapolsek Maro Sebo Ulu (MSU).
Dalam orasinya, para demonstran menyoroti maraknya praktik “bayar damai” atau penyelesaian perkara dengan setoran uang. Praktik ini dinilai mencederai prinsip keadilan dan netralitas Polri. AMUK menuding penegakan hukum di wilayah tersebut sarat tebang pilih serta berpihak kepada pihak yang memiliki kemampuan finansial.

Massa menyampaikan empat tuntutan utama kepada Mapolda Jambi, yaitu:
- Mendesak Kapolda Jambi dan Kabid Propam Polda Jambi untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Batang Hari atas dugaan pelanggaran penegakan hukum oleh jajaran Polsek Maro Sebo Ulu.
- Meminta Kabid Propam Polda Jambi untuk memanggil, memeriksa, dan meminta pertanggungjawaban Kapolsek MSU terkait tindakan tidak profesional, keberpihakan terhadap pihak yang membayar, serta pelanggaran terhadap instruksi Kapolri dan sumpah jabatan.
- Menyatakan mosi tidak percaya terhadap Polsek Maro Sebo Ulu dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
- Mendesak Kapolda Jambi untuk segera mencopot Kapolsek Maro Sebo Ulu guna menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.
Koordinator aksi menegaskan bahwa gerakan ini murni lahir dari keresahan masyarakat atas dugaan praktik tidak etis yang dinilai merusak citra institusi Polri. Mereka berharap agar Polda Jambi serius menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga kepercayaan publik.
Aksi AMUK diterima langsung oleh AKP Ahmad Faisal dari Bagwassidik Ditreskrimum Polda Jambi. Dalam pernyataannya, Ahmad Faisal menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan tersebut.
“Kami akan meminta laporan tertulis dari massa, dan segera menindaklanjuti untuk memeriksa Kapolsek MSU dan jajaran Polres Batang Hari,” Tutup AKP Ahmad Faisal diruangannya.
TIM | IND
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya