
Jambiekspose.com ( Batang Hari ) – Pemerintah Kabupaten Batanghari saat ini tengah gencar melakukan vaksinasi terhadap anak usia 6 sampai 11 tahun, bahkan vaksin ini juga menjadi syarat bagi siswa dan siswi jika ingin belajar tatap muka di sekolah.
Namun jika tidak di vaksin maka peserta didik dipastikan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah secara tatap muka. Vaksin ini seperti wajib untuk diikuti oleh para siswa dan siswi sekolah dasar dan menengah.
Kapolres Batanghari, AKBP M. Hasan menyebut Polri akan terus berkerja keras bersama lintas Forkopimda Kabupaten Batanghari untuk segera mencapai angka maksimal sebelum bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari lagi.
“Untuk vaksinasi anak-anak tetap kita lakukan di sekolah-sekolah karena pada saat ini sekolah masih melakukan pembelajaran tatap muka, selain itu kita juga mengejar capaian vaksin pada remaja dewasa dan lansia, kita optimalkan sebelum bulan puasa bisa mencapai hasil maksimal” Ungkap Kapolres Hasan, Jum’at (18/03/2022).
Kendati demikian dijelaskan Hasan pada dasarnya vaksinasi anak tidak ada kendala sama sekali, namun untuk dilakukan penyuntikan berikutnya sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan.
” Sebenarnya tidak ada kendala, cuma waktu atau jarak vaksin dosis pertama dan kedua minimal 3 bulan, Jadi pelaksanaan vaksin tetep berpedoman pada waktu vaksin ” Katanya.
Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun dari Juru bicara covid 19 Kabupaten Batanghari, dr. Elfie Yennie menyebut pada saat ini di Batanghari sebanyak 32.466 sasaran vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun. ” Untuk tahap satu sendiri jumlah komulatif yang disuntik sebanyak 26.521 atau 81.69%, sedangkan pada dosis kedua berjumlah 18.013 atau 55.48% ” Imbuhnya, Jum’at (18/03/2022).(Hendri)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya