
Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Kota Jambi Dalam Sorotan
JAMBIEKSPOSE.COM | JAMBI — Menyikapi informasi dan Pengaduan dari warga masyarakat atas proyek pembangunan beberapa ruang belajar siswa SMA Negeri 14 Kota Jambi dengan sumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang SMA Tahun Anggaran 2024 yang diduga bermasalah.
Sejumlah rekanan awak media yang terdiri dari SigapNews.co.id, Jurnal1Jambi.com, BerantasdanKriminal.com, WartaJambi.com, SaranaInformasi.com,, Jambiekspose.com, dan KoranMuaroJambi.com.
Tergabung dalam wadah Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Jambi melakukan investigasi lapangan dengan mendatangi lokasi pembangunan proyek swakelola tersebut ke SMA Negeri 14 yang beralamat di Jl. Hutan Kota, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Setibanya di lokasi pekerjaan hari Senin (18/11/24) sekira pukul 15.00 Wib, terlihat para pekerja sedang asyik bekerja terpantau tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), selanjutnya tim konfirmasi kepada Kepala Tukang dan mengambil dokumentasi pekerjaan.

Muksin selaku Kepala Tukang saat dikonfirmasi tidak bisa berbicara banyak dan tidak bisa pula menjawab pertanyaan wartawan, dia mengatakan “Saya disini selaku Kepala Tukang, para Tukang dan Kenek digaji harian, kami hanya melakukan apa yang di perintahkan oleh Pak Kepsek, untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan kepada Kepala Sekolah,” ujarnya.
Saat ditanyakan tentang gambar pekerjaan dan RAB, Muksin menjawab “Kami tidak pegang, semuanya ada dengan Pak Kepsek,” jawabnya singkat.
Dua hari berikutnya, hari Kamis (21/11/24) sekira pukul 13.00 Wib, tim investigasi bertemu tatap muka dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Kota Jambi Drs. Syaipudin.

Di ruang kerjanya, Kepsek Syaipudin membenarkan paket pekerjaan Swakelola dana DAK dengan jumlah total 3 milyar T.A. 2024 untuk pembangunan sejumlah Rombel guna mencukupi kebutuhan ruang belajar siswa SMA Negeri 14 Kota Jambi.
Proyek Pembangunan Swakelola Fisik Bidang SMA tahun 2024 sumber dana DAK dengan jumlah total anggaran 3 milyar pada SMA Negeri 14 terdiri dari :
- Pembangunan Ruang Laboratorium Kimia dengan anggaran sebesar Rp. 552.367.660,-
- Pembangunan Ruang Laboratorium Biologi dengan anggaran sebesar Rp. 546.621.660,-
- Pembangunan Ruang Laboratorium Bahasa dengan anggaran sebesar Rp. 350.066.610,-
- Pembangunan Ruang Laboratorium Komputer dengan anggaran sebesar Rp. 344.275.200,-
- Pembangunan Ruang Perpustakaan dengan anggaran sebesar Rp. 437.172.250,-
- Pembangunan Ruang Bimbingan Konseling dengan anggaran sebesar Rp. 155.152.650,-
- Pembangunan Ruang Laboratorium Fisika dengan anggaran sebesar Rp. 615.066.610,-
Menjawab sejumlah pertanyaan rekan-rekan tim awak media kepada Kepala sekolah saat menjawab soal banyak keretakan, Itu bukan retak, tapi waktu plesteran kurang air.
Termasuk juga pertanyaan wartawan tentang pembelanjaan bahan dan peralatan soal penggunaan semen merah putih, bahan atap rangka baja, pembesian, keramik, termasuk juga soal upah tukang dan permintaan untuk diperlihatkan RAB untuk mencocokkan informasi yang diperoleh dari Kepsek.
Dalam keterangan klarifikasi Pak Kepsek di hadapan sejumlah awak media juga membenarkan keterangan Kepala Tukang, “Proyek Swakelola ini memang kepada saya tanggungjawabnya selaku Kepala Sekolah, Tukang melaksanakan pekerjaan sesuai gambar kerja dan apa yang diperintahkan,” jelas Syaipudin.
M. Muslim, selaku ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Jambi, “Kita akan meminta pertanggungjawaban kepala sekolah terkait proyek swakelola itu nantinya. Jika pada pelaksanaannya di lapangan terdapat kesalahan maka kami sepakat melayangkan protes dan melaporkan proyek tersebut” ungkapnya.
Meskipun kesal dengan sikap kepala sekolah, Muslim berharap agar pembangunan sekolah, tetap dikerjakan dengan baik dan tidak asal kerja. (Tim/ind)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya