
JAMBIEKSPOSE.COM | MUARO JAMBI — Pameran seni Ziarah Suvarnadvipa resmi dibuka di Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Sabtu (6/12/2025). Pameran ini menjadi ruang pertemuan antara seni, sejarah, dan spiritualitas yang tumbuh dari proses residensi para seniman di kawasan percandian Muaro Jambi.
Pembukaan pameran dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum. Sejumlah karya seni hasil residensi ditampilkan sebagai representasi pembacaan ulang atas sejarah besar Muaro Jambi sebagai pusat pembelajaran pada masa lampau.
Seniman Edi Bonetski, salah satu peserta residensi, mengungkapkan bahwa pameran ini bukan sekadar ruang pamer karya, melainkan ajang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan antarperupa.

Ia menilai dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V serta Kementerian Kebudayaan menjadi faktor penting yang membuka ruang bagi seniman untuk berkarya langsung di kawasan cagar budaya.
“Dalam residensi ini, seniman berlaku seperti peziarah abad ke-7,” ujar Edi.
Menurutnya, para seniman berupaya meresapi kembali atmosfer Muaro Jambi sebagai pusat akademik dan spiritual, tempat belajar filsafat dan nilai-nilai kebijaksanaan pada masa kejayaannya. Seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil riset dan perenungan selama para seniman bermukim di kawasan percandian.
Pada kesempatan tersebut, Edi juga mempersembahkan art performance bertema empati untuk korban bencana alam di Sumatera, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan melalui medium seni.
Pameran Ziarah Suvarnadvipa diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai sejarah Muaro Jambi, sekaligus memperkuat relasi antara masyarakat, seni, dan tradisi sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
TIM | IND✓
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya