
JAMBIEKSPOSE.COM | KOTA JAMBI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar Majelis Taklim Masjid Azizi, Kebun Jeruk, Jalan Soemantri Brojonegoro, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Rabu (10/9/2025), berlangsung penuh khidmat dan semarak.
Sejak siang hari, jamaah dari berbagai penjuru Kota Jambi berdatangan memenuhi halaman dan ruang utama Masjid Azizi. Suara lantunan shalawat menggema mengiringi kedatangan rombongan ibu-ibu Majelis Taklim yang hadir dengan busana seragam senada. Pemandangan ini memperlihatkan kekompakan serta semangat cinta Rasul yang menyatukan jamaah lintas usia dan wilayah.
Acara dibuka pada pukul 13.30 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan shalawat. Suasana religius terasa begitu kental ketika seluruh jamaah larut dalam alunan doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah tokoh masyarakat tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Jelutung yang diwakili Kasi Trantib Yusri, Lurah Payo Lebar Yuniawan SE, Ketua RT 09, Ketua RT 11, Imam Masjid H. Lukman Hakim, S.Pd., serta undangan dari berbagai majelis taklim di Kota Jambi. Kehadiran para tokoh ini menambah hangatnya suasana kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan pengurus masjid.
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Muhammad Amin, M.Kes., mengisahkan keistimewaan kelahiran Rasulullah SAW. Menurutnya, bukan hanya penduduk Mekah yang menyambut dengan suka cita, tetapi seluruh alam semesta turut bergembira.
“Langit dan bumi berseri, para malaikat bersuka cita, dan berbagai tanda kebesaran Allah menyertai momen kelahiran Nabi. Cahaya kebenaran itu hadir untuk menghapus masa jahiliyah yang gelap gulita,” tutur Ustadz Muhammad Amin di hadapan ratusan jamaah.
Pesan moral yang disampaikan Ustadz Amin adalah agar umat Islam menjadikan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani akhlak mulia beliau. Menurutnya, cinta Rasul tidak cukup hanya dengan peringatan, tetapi harus diwujudkan melalui pengamalan sunnah dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua panitia, Fatimah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang dihadiri ratusan jamaah. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, mulai dari panitia, pengurus masjid, hingga masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Masjid Azizi, Isnida, menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Insya Allah kegiatan ini bukan hanya mempererat silaturahmi antar-Majelis Taklim, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW” kata Isnida.
Dukungan penuh juga datang dari pengurus Masjid Azizi. H. Lukman Hakim, S.Pd., menegaskan bahwa masjid memiliki peran sentral sebagai pusat pembinaan umat.
“Masjid harus selalu terbuka bagi masyarakat, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat persaudaraan dan pendidikan agama. Salah satunya melalui kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini,” ujarnya.
Selain tausiyah, peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan umat Islam. Jamaah tampak larut dalam doa, memohon keberkahan serta meneladani perjuangan Nabi dalam menyebarkan risalah Islam.
Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah sederhana didalam masjid. Jamaah menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia, sembari saling bersilaturahmi. Kebersamaan ini memperkuat rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam menjaga ukhuwah Islamiyah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Azizi tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah, tetapi juga menegaskan bahwa nilai-nilai Islam dapat terus hidup melalui kebersamaan, cinta Rasul, dan kepedulian terhadap sesama.
Indra Jaya
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya