
JAMBI, 22 OKTOBER 2025 – Perkumpulan L.I.M.B.A.H. (Lembaga Inisiasi Membangun Bumi Agar Hijau) hari ini mengeluarkan audit teknis keras terhadap aktivitas angkutan material timbunan yang menggunakan truk kapasitas besar (jenis Fuso dan Hino) yang secara rutin melintasi jalanan Kota Jambi, termasuk di kawasan Kebun Handil.
Alih-alih sekadar protes, L.I.M.B.A.H. memposisikan temuan ini sebagai “tagihan kerugian publik” yang disebabkan oleh pembiaran institusional.
Andrew Sihite, Ketua Perkumpulan L.I.M.B.A.H.—seorang profesional dengan kualifikasi S1 Teknik Sipil, S2 Ilmu Lingkungan, dan sertifikasi Ahli Utama Jalan—menyatakan bahwa apa yang terjadi di jalanan Kota Jambi bukanlah kerusakan biasa, melainkan sebuah “perampokan fasilitas publik” yang terstruktur.
“Kita harus berhenti menggunakan istilah ‘jalan rusak’. Yang benar adalah ‘jalan dirampok’,” tegas Andrew Sihite. “Sebagai seorang Ahli Utama Jalan, saya bisa pastikan: jalan di kawasan permukiman kota seperti Kebun Handil itu dirancang untuk Kelas Jalan III dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) 8 ton. Truk Hino atau Fuso yang terisi penuh tanah timbunan itu MST-nya bisa mencapai 12-15 ton atau lebih.”
Andrew menjelaskan bahwa dampak kerusakan bersifat eksponensial, bukan linier.
“Satu lintasan truk kelebihan muatan itu daya rusaknya setara dengan ribuan lintasan mobil pribadi. Jalan yang seharusnya memiliki umur rencana (fatigue life) 10 tahun, kini bisa hancur lebur hanya dalam 1-2 tahun. Ini adalah ‘subsidi paksa’ dari uang pajak rakyat untuk memperkaya satu pemilik proyek. Pemkot Jambi secara efektif sedang membiayai proyek swasta dengan cara membiarkan APBD-nya dibobol di depan mata,” papar Andrew.
L.I.M.B.A.H. Luncurkan “AUDIT JALANAN PUBLIK”
Menyikapi temuan ini, L.I.M.B.A.H. tidak hanya akan mengirim surat protes, tetapi meluncurkan program “Audit Jalanan Publik”.
Sekretaris L.I.M.B.A.H., Ruswandi Idrus, menambahkan, “Kami tidak sedang mengeluh, kami sedang menghitung. Tim L.I.M.B.A.H. akan turun menginventarisasi kerusakan, menghitung frekuensi truk, dan mengestimasi tonase. Kami akan susun ‘Rapor Merah Kerugian’ ini dalam nilai rupiah.”
“Rapor Merah itu,” lanjut Ruswandi, “akan kami serahkan sebagai ‘tagihan’ kepada Walikota Jambi, DPRD, dan Dinas PUPR. Pertanyaannya sederhana: Siapa yang akan membayar kerugian ini? Apakah uang pajak rakyat lagi, atau perusahaan yang diuntungkan?”
Bom Waktu Ekologis di Hulu
Selain merusak infrastruktur jalan (hilir), Andrew Sihite yang juga magister ilmu lingkungan, menyoroti “bom waktu” ekologis di lokasi proyek penimbunan (hulu).
“Foto-foto menunjukkan aktivitas pematangan lahan yang sangat masif. Jika penimbunan signifikan itu tidak disertai Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) atau minimal UKL-UPL yang benar, khususnya terkait rencana cut-and-fill dan sistem drainase terpadu, maka kita sedang menciptakan masalah baru. Seluruh air hujan yang jatuh di lahan padat itu akan menjadi runoff (air limpasan) berkecepatan tinggi yang siap menenggelamkan pemukiman warga di sekitarnya,” jelas Andrew.
Atas dasar audit teknis dan potensi dampak ganda ini, Perkumpulan L.I.M.B.A.H. menuntut:
- KEPADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA JAMBI: Hentikan “mentalitas tukang parkir” yang hanya menghitung retribusi. Lakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu. KANDANGKAN truk-truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang melanggar kelas jalan.
- KEPADA DINAS PUPR & DLH KOTA JAMBI: Segera lakukan SIDAK GABUNGAN ke lokasi proyek. Audit perizinan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan dokumen lingkungannya. Pastikan ada rencana teknis mitigasi banjir dan runoff sebelum terlambat.
- KEPADA WALIKOTA JAMBI: Ini adalah ujian kepemimpinan. Pilih melindungi aset publik dan uang rakyat, atau membiarkan jalanan kota menjadi “jalur tol” pribadi untuk kepentingan bisnis yang merusak.
L.I.M.B.A.H. akan terus mengawal kasus ini dan mempublikasikan hasil “Audit Jalanan Publik” secara berkala kepada masyarakat.
Kontak Media:
Ruswandi Idrus (Sekretaris) Perkumpulan L.I.M.B.A.H Provinsi Jambi
Hp:.0821.7124.2918
Alamat: Jl. Bangau IV No.07 rt.16 Kel. Tambak Sari Kec. Jambi selatan
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya