
Jambiekspose.com ,kualatungkal – Lagi-lagi seorang petani ditangkap Polisi karena membakar lahan dan kali ini seorang pria bernama Arya Harianto 43 tahun warga rt 05 Parit Serbaguna, Dusun Margo Rukun, Desa Margo Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi ditangkap polisi saat membakar lahan gambut sendiri.
Informasi dihimpun jurnalis ditangkapnya petani diketahui saat membakar lahan diwilayah desa sendiri yang merupakan lahan bergambut, sehingga pihak aparat gabungan yang mengetahui tersebut langsung menangkap petani.
Kapolres Tanjabbar Jambi, Guntur Saputro saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang pria ditangkap karena ketahuan membakar lahan bergambut.
“Ya benar ada, ditangkap karena ketahuan membakar lahan sendiri dan kita juga sudah tetapkan jadi tersangka,” ujarnya.
Guntur menceritakan, saat sebelum penangkapan, awalnya masyarakat terkejut melihat asap tebal dari jarah jauh yang juga tidak jauh dari desa dan saat mengetahui itu, warga dan aparatur desa margo menelusuri titik api dan ternyata ada lahan terbakar dan mengetahui itu, pihak desa langsung berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan pihak Polres Tanjabbar yang mengetahui itu langsung membentuk tim gabungan untuk memadamkan api.
“Kita melihat di tempat kejadian yang terbakar lahan bergambut yang luasnya mencapai 2 Hektare,” jelasnya kamis, 25 februari 2021.
Guntur mengatakan proses pemadaman api di lahan gambut cukup lama sampai-sampai alat pemadaman dari pihak perusahaan WKS dan dibantu oleh masyarakat ikut juga turun membantu memadamkan api dan menjelang malam api langsung bisa dijinakkan.
“Meski sudah padam, tapi proses pendinginan terus dilakukan karena lahan yang terbakar merupakan gambut,”terangnya.
Tidak sampai disitu, saat pihak aparat melakukan pemadamam seorang petani bernama Arya Harianto ditemukan dilahan terbakar yang merupakan warga Dusun Margo Rukun dan saat diselidiki, petani mengakui membakar lahannya sendiri.
“Saat proses pemadaman, sebagian warga melakukan sekat kanal secara manual guna mencegah meluasnya areal kebakaran dan tersangka sampai saat ini terus diperiksa intensif,”cetusnya.
( red Rif 002)
Jambiekspose.com Tajam & terpercaya